Menggapai Mimpi
Daisypath Ticker






Aku Adalah Sebuah Ilalang Liar, Entah Rumput Basah, Atau Sekuntum Bunga, Atau hanya Perdu Yang Terbang Tertiup Angin...
Regarding my Imagination.. to build my own dinasty 
Inilah Aku Apa adanya
Meniti langkah berbagi kisah
Dan seorang awam sedang berjalan
Menaruh hatinya di sebuah laman
Yah jadi maaf-maaf aje
Kalau kadang ngga sesuai sama alur
kalau kadang ngga berkenan
Cuman suara hati
yang gundah
Kadang tanpa arah
Kadang meledak
Kadang tanpa makna
Dan Inilah Aku Apa adanya
About My Dream...About My Willingness About My Wish About My Memory... Let it's Spread here. 

Sesungguhnya
kamu wajib menjelaskan urusanmu
selagi belum tampak padamu
dua kerepotan.
Yaitu, repot dengan kebodohan,
dan repot dengan cinta hidup (dunia).
Sekarang,
kamu sedang memerintahkan kebaikan
dan mencegah kemungkaran,
dan kamu sedang berjihad
fi sabilillah.
Tapi, apabila telah tampak pada kamu
cinta dunia, maka
kalian takkan memerintah lagi kebaikan,
takkan mencegah kemungkaran,
juga takkan berjihad fi sabilillah.
Orang yang hari ini
bicara dengan al-kitab dan as-sunnah,
nilainya sama dengan as-sabiqunal awwalun
(orang-orang yang paling terdahulu
beriman dan berdakwah).
Yakni, sahabat Muhajirin dan Anshar.

(Sabda Rasulullah)



Diari re'


Hantarkan Pesan


Alunan Nada Hati

 

 

 


Image hosted by Photobucket.com

Cerita Rekan



Image hosted by Photobucket.com

Media



If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed

Thursday, June 08, 2017

InsyaAllah Syah Movie! Film Komedi Romantis yang Bakal Bikin Lebaranmu makin Ceria

Meet and Greet with crew InsyaAllah Syah!

Baru beberapa hari yang lalu saya memposting tulisan tentang ‘InsyaAllah Syah! Movie’ yang akan tayang tepat di hari Lebaran nanti. Kali ini saya akan bercerita tentang acara Meet and Greet InsyaAllah Syah! Movie yang kami hadiri, dari acara ini saya berbagi mengenai sedikit bocoran cerita yang bikin makin penasaran untuk nonton filmnya nanti juga sharing pengalaman dari beberapa pemain juga penulis novelnya.



Acara Meet and Greet dengan penulis dan para pemain InsyaAllah Syah! Movie, diwarnai tawa di hampir sepanjang acara yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa itu.

Bertempat di MD Place, 05 Juni 2017. Kami para Blogger dan teman - teman PERS memenuhi undangan menghadiri Launching Perdana InsyaAllah Syah! di Jakarta dalam event yang bertajuk ‘Meet and Greet’. Acara yang sedianya akan dihadiri oleh Producer, Sutradara, Penulis Novel InsyaAllah Syah! serta beberapa artis pemain itu dibuka oleh MC, yang segera memulai acara begitu pemain Raka yang diperankan oleh Panji Pragiswara menyambut para hadirin dengan kesegarannya yang serta merta mebuat suasana menjadi hangat.



Panji Pragiswara yang mendapat peran utama sebagai Raka yang akan beradu akting dengan Titi Kamal sebagai Silvi, memancarkan aura komedi alami yang begitu kuat. Dengan berbusana mencolok berwarna kuning terang, gaya rambut berponi agak ke samping, gigi besar yang selalu menghiasi senyum lebarnya ditambah tahi lalat besar di dagu sukses memukau perhatian audiene untuk terus menyimak gerak gerik serta terutama kata-kata lugu nan ajaib yang senantiasa meluncur dari bibirnya. Akting Panji sebagai Raka menurut saya perlu diajungi jempol, sebab penjiwaan dan pendalaman karakter dilakukannya secara total. Ia berhasil membuat hadirin terhibur juga terkesima. Tokoh rekomendasi yang bakal jadi magnet di Film insyaAllah Syah!. Dijamin Kamu bakalan sulit menemukan karakter yang sesungguhnya dari Panji Pragiswara yang sebenarnya juga sudah cukup lucu.

Kemeriahan acara yang diwarnai dengan sempurna oleh Raka, semakin bertambah lengkap dengan kehadiran Sang Pemilik Ide Cerita yang berkat karya uniknyalah kisah yang awalnya tertulis di atas kertas dalam bentuk novel kemudian menjelma menjadi sebuah Film Komedi Romantis. Siapa lagi kalau bukan Achi TM yang biasa dipanggil dengan sebutan mbak Achi, novelis dari puluhan novel, dan insyaAllah Syah! adalah karyanya yang ke 22. Mbak Achi menuturkan cerita asal muasal ia menulis novelnya tersebut. Ia berkisah bahwa dahulu ia pun pernah merasakan kejenuhan dalam aktivitas menulis dan menulis, hingga ia pernah berkeinginan untuk tidak melanjutkan pekerjaannya sebagai seorang penulis.



Namun rupanya, teguran dari Sang Maha Kuasa selalu tidak pernah diduga datang dan terjadinya. Itulah juga yang terjadi pada seorang Achi TM, nyaris kehilangan sebuah benda yang merupakan jantung atau nadi utama (read: laptop) seorang penulis membuatnya tersadar bahwa sudah semestinyalah sebagai seorang penulis kita harus berterimakasih dan bersyukur pada Sang Maha Kuasa yang telah memberikan kita kemauan serta kemampuan untuk menulis. Kejadian itu kemudian menjadi titik balik mbak Achi untuk terus berkecimpung di dunia menulis terus hingga kini.

Bermula dari sebuah nazar, saat ia tersadar bahwa ia mungkin saja akan kehilangan laptop penting berisi tulisan-tulisannya benar-benar membangunkannya. Ia pun bernazar, bila laptop miliknya masih dapat ditemukan kembali, maka ia akan menulis sebuah novel Islami sebagai gantinya. Nazar itu pun didengar, keajaiban itu pun terjadi, laptop diselamatkan oleh satpam di bandara, sesaat kemudian ia pun mendapat kabar dari editor Gramedia untuk menulis buku project, setelah memikirkan ide hingga karakterisasi para tokoh-tokoh di dalam ceritanya, akhirnya buku nazar itu pun terbit di tahun 2015. Kejaiban selanjutnya kembali menyapa, saat dua bulan setelah terbit MD Entartainment melirik untuk mengangkatnya ke layar lebar. Allahu Akbar! ada hikmah yang terselip disana, berhati - hatilah dengan nazarmu, serta penuhilah nazar yang telah kamu ucapkan. Selain itu bersungguh-sungguhlah, maka kau akan dapat menggapai impianmu.



Di acara Meet and Greet itu pula hadir Donita, yang berperan sebagai Kiara. Suasana bertambah seru, ketika ia dan Panji (Raka), menceritakan pengalaman-pengalaman menarik mereka selama syuting, yang banyak dibalut adegan komedi yang super lucu, kocak juga menghibur. Bisa dipastikan Film insyaAllah Syah! akan mengocok perutmu, membuatmu terpingkal oleh aksi Panji Pragiswara dan juga Richard Kyle yang berusaha keras untuk dapat memahami Bahasa Indonesia dengan benar dan sesuai peruntukan.



Acara Meet and Greet itu mampu membuat kami yang hadir menyunggingkan senyum dan melemparkan tawa disetiap celetukan yang dilontarkan Panji Pragiswara atau Raka. Bagaimana nanti dengan Filmnya ya? pastinya akan lebih lucu lagi. Sebab, Film InsyaAllah Syah! ini 99% adalah Film Komedi Romantis, yang sudah dapat ditonton oleh remaja mulai dari usia 13 tahun ke atas.

Wah, jadi makin penasaran dengan komedi dan kelucuan-kelucuan yang akan tersaji di Film nanti. Kamu juga kan? Kita tonton sama - sama yuk di bioskop kesayangan tepat di hari Lebaran tanggal 25 Juni 2017 nanti ya, insyaAllah.

InsyaAllah Syah! Movie siap memberikan hiburan, keceriaan plus hikmah kehidupan dengan menyenangkan. Jangan sampai terlewatkan ya...pastikan kamu menikmatinya bersama keluarga, teman atau pasanganmu...^_^



Untuk kamu yang senang dengan Film bergenre Komedi Romantis, InsyaAllah Syah! Movie cocok dan recommended untuk kamu tonton lohhh.


Posted at 2:17:35 pm by Averous
Mohon Tanggapan  

Sunday, June 04, 2017

"InsyaAllah Syah! Movie" Tayang Tepat di Hari Kemenangan

Hai Hai Hai Ada Kabar Gembira untuk kalian pecinta tontonan layar lebar....

Ya, di hari kemenangan nanti kita akan disuguhkan sajian menarik yang sepertinya akan menjadi fenomenal karena keunikan ceritanya.

Siapa disini yang tidak tahu novel "InsyaAllah syah" karya Achi TM? Hmmmmmm....sepertinya sudah cukup familiar di telinga kita ya....Yes, buku novel yang termasuk best seller dan sempat beberapa waktu menghiasi rak-rak buku di toko buku Gramedia itu akan segera beredar di bioskop-bioskop kesayangan kamu dalam hitungan beberapa hari ke depan.



Jadi, momen berkumpul bersama keluarga besar saat merayakan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran akan menjadi momen yang semakin istimewa, yang kehadirannya sangat dinantikan. Dalam momen kumpul keluarga itu, selain kebersamaan dan kehangatan keluarga yang dapat begitu dirasakan, kita pun akan memperoleh hiburan Film yang masuk dalam kategori Komedi Romantis.

Tayangan special yang sarat dengan drama yang menghibur ini dapat menjadi perekat di antara anggota keluarga, kaum kerabat maupun teman - teman.

Ssstt, ini sedikit bocoran ceritanya -- terjebak di sebuah lift membuat Silvi membuat sebuah nazar yang disaksikan oleh Raka. Nazar untuk menjadi muslimah yang baik, yang tentu saja sangat bertentangan dengan dirinya selama ini. Akankah Silvi menepati nazarnya yang tidak sepenuhnya didukung oleh Dion, calon tunangannya?

Mau bukti?? kalian dapat menyimak tayangan singkat berikut ini, agar mendapatkan gambaran dan ketertarikan lebih jauh lagi.



Menarik juga menggelitik ya… Film keluaran Manoj Punjabi Prodution yang diprediksi akan mampu meraup banyak penonton itu.

Yuk, bersama-sama kita ke bioskop bersama keluarga, teman atau pasangan. Kita saksikan buah karya MD Entertainment yang akan mempersembahkan film Perdana terbaik mereka yang berjudul "InsyaAllah Syah!" yang diangkat dari novel dengan judul yang sama. Digawangi para bintang-bintang kawakan seperti Titi Kamal yang akan berperan sebagai Silvi. Pandji Pragiwaksono sebagai Raka hingga Richard Kyle sebagai Dion.

Penasaran???

So, tunggu apa lagi? Segera datangi bioskop kesayanganmu di hari kemenangan nanti ya...^_^

Posted at 10:29:32 pm by Averous
Mohon Tanggapan  

Thursday, September 22, 2011

Space Cafe - My First Novel

Alhamdulillah setelah melalui perjalanan panjang novel ini berhasil diterbitkan.  Berangkat dari kisah dan pengalaman selama mengajar di Sekolah Alam ide cerita ini hadir.  Setelah berkutat dengan kertas, laptop dan resource lain maka dikirimlah draft awal ke penerbit.  Alhamdulillah mendapat respon yang menggembirakan.  Selanjutnya kemudian memodifikasi isi cerita, menambah halaman dan pernak-pernik lain sesuai kemauan penerbit. Singkat cerita  Draft final kemudian di kirim ke penerbit.  Proses menunggu pun dimulai.  Dari mulai naskah di olah editor yang menyarankan perubahan ini dan itu.  Kemudian proses ilustrasi yang beberapa kali ganti ide dan gambar.

Setelah proses penantian panjang tersebut, ALhamdulillah novel pertama ini telah terbit tanggal 19 September kemarin.

Novelnya bisa di cari di Toko Gramedia terdekat loh, Jadi, kalau sempat, silakan dilihat di toko-toko buku Gramedia terdekat. Kalau tertarik di beli yach ;).

 

Sinopsis
Pindah rumah, berarti pindah sekolah buat Zafa dan Zhafira. Di tempat yang baru itulah mereka banyak mendapatkan pengalaman-pengalaman yang seru dan  menyenangkan. Mulai dari sekolah yang unik, yaitu Sekolah Hijau hingga Ibu Sunny, seorang Ibu guru yang mengasyikkan, yang mengajarkan Zafa banyak hal.
 
Di saat Zafa dan Zhafira semakin senang dengan dunia baru mereka yang berbeda,  di saat itu pula cobaan menghadang di depan mata. zafa dan Zhafira terancam  hengkang dari Sekolah Hijau. Apa yang akan mereka lakukan agar tetap dapat 
bersekolah di Sekolah Hijau? Akankah mereka tetap dapat bertahan di sana dan  meraih impian mereka? Di tengah ujian dan tantangan...
 
Ayo! ikuti kisah perjuangan Zafa dan Zhafira dalam meraih mimpi lewat Novel  Anak Muslim Pintar,
Space Cafe.  
 
Endorsment
 
"Subhanallah... Sebuah pencerahan dan refleksi diri yang membebaskan dan menemukan 
kejujuran fitrah diri sebagai manusia. Buku ini sangat disarankan bagi orangtua murid dan 
penyelenggara sekolah." 
Loula Green Edu
 
"Cerita tentang anak yang gigih dan pantang menyerah dalam menggapai cita-citanya."
Drs. Suratto Siswodiharjo-Ketua Yayasan Sekolah Puri Cikeas
 
"Dari mana sebaiknya peradaban dibangun? Sejatinya peradaban dibangun dari sekolah yang 
nyaman dan menyenangkan, untuk Indonesia yang lebih hijau dan damai."
Salam hangat, Lendo Novo kaum yang tertindas
 
"Isi buku ini sangat bagus dan wajib dibaca oleh anak-anak di seluruh Indonesia. Penulisnya 
mampu mengemas tulisan dan gambar yang akan sangat menyenangkan buat anak-anak, 
sekaligus menyemaikan jiwa kewirausahaan sejak dini. Indonesia butuh lebih banyak wirau-
sahawan di masa depan."
Dodi Mawardi
Pengelola Sekolah Menulis Kre@tif Indonesia

Posted at 11:16:57 am by Averous
Yang pernah Singgah  

Sunday, October 28, 2007

Berhenti Berharap.

Mengenal dirimu, adalah sebuah anugerah tersendiri dalam jejak langkah perjalananku, mengenal dirimu adalah sebuah manis tersendiri di masa-masa studiku.  Satu-satunya manis bahkan dalam 4-5 tahun aku meniti langkah di bumi darmaga.  Dirimu hadir ditahun tahun terakhirku,.. apa yah namanya.. entah namun hadirmu di saat-saat penyelesaian skripsiku seperti pelangi yang hadir dimusim semi, menyajikan indah tersendiri,.. entah ada sebuah nuansa yang berbeda.. menjadikan langkah-langkah menjadi berwarna.. sebab kini aku tidak berjalan seorang diri,.. ada seseorang yang bersedia menjadi sahabat..

Adalah dirimu, Za.. hadir begitu saja... terkirimkan sebagai sebuah stimulan dalam langkah-langkah ku walau aku bukan siapa-siapa dan kau bukan siapa-siapa.  Namun hangat begitu cepat tercipta dan akrab yang segera menjelma,..  Kau cantik Za.. ramah,.. manja,. cerdas.. dan ada hal yang tak terdeskripsikan oleh kata-kata, ada pesona yang terpancar dari dirimu, aku tidak tahu apa, dan aq menemukan kejora yang hilang Za.. dan bersinar terang itu ada dalam dirimu walau masih tersembunyi.. menanti tiba masanya berpijar.

Za... perjalanan kemudian beranjak cepat..dan ada sepi yang mulai terusir dan ada ruang kosong yang mulai terisi kembali.. Namun aq masih ragu Za.. aq tidak ingin kehilangan kembali, aq tidak ingin lagi ada harap yang harus terhenti ditengah jalan aq tidak ingin menyemai kembali mimpi-mimpi,. atas namamu Za.. tidak... dan namun kau tetap hadir Za.. menawarkan sebuah persaudaraan,.. yang segera kusambut hangat.. karena kutemukan bahwa persaudaraan bisa menjadi filter yang kukuh.  Dan itu terjadi dalam sekian masa..ketika ada harap muncul semuanya aku benturkan pada filter itu dan aku lega bisa kandas kembali.

Namun Za.. aku tidak cukup kokoh membentangkan filter itu,.. setelah sekian saat maju mundur.. aku tergoda untuk memecahkannya.. sendiri.. berawal dari canda-canda tentang fragmen rindu,.. dan keinginanku untuk menghilangkan semuanya biar semuanya menjadi jelas mana yang hitam dan putih tidak ada lagi yang aku pendam dalam ruang abu-abu.  ENtah dalam bentuk apa yang terutarakan.. hanya aku ingin engkau menjadi bidadariku Za.. itu saja.. menjadi pijar kejora indah dalam kelam langkah jalan-jalanku.. dan kau bukan pilihan terakhir sungguh,.. namun tertempatkan di rangkai teratas yang aku tidak berani untuk menyentuhnya..

Dan kemudian semuanya lepas begitu saja.. aku sudah tahu pasti jawabannya adalah tidak,.. namun aku masih belum dapat melepasnya pergi begitu saja 


Posted at 12:48:14 am by Averous
Mohon Tanggapan  

Wednesday, October 24, 2007

Bidadari Tak Tersentuh

Ia tampak semakin cantik, semakin anggun kembali dengan pesonanya, membangkitkan kembali kenangan silam saat sepasang mata pertama bertemu pandang, tepatnya saat mata ini pertama memandang.  Ada getar yang terpendar, dan seperti bunga bunga yang bermekaran di musim semi.  Mimpi yang kudamba, angan yang kuharap.

Ia yang tampak begitu sempurna, parasnya, budinya, ilmunya, wawasannya, ketenangannya, kharismanya, lembutnya, sigapnya.  Ia seseorang , tipe seseorang yang begitu kudamba, seorang bidadari yang akan menemani melalui hari-hari, saling menguatkan, saling bahu membahu, saling berbagi hangat cinta dalam kehidupan>  Seseorang yang kudamba menjadi bagian penerus generasi, yang turut serta membangun, dalam rangkai barisan panjang.

Ia nampak anggun, kembali hadir penuh pesona, ada geliat geliat manja yang tersembunyi dari tutur katanya, yang tersimpan untuk seseorang.  Dan pesona debar itu kembali hadir.

Ia adalah bidadari langit, yang tiba tiba saja hadir, bersinggungan dengan alur hidupku.  Ingin ku dekat ku raih dan ku sapa hangat, ingin ku dekat bercengkrama memintal asa.  Ingin kudekat dan kuceritakan mimpi mimpi harapan dan angan angan.  Ingin ku dekat dan suatu saat dapat bercanda mesra dan bernostalgia tentang mimpi mimpi tentang anak anak, tentang cinta yang sedang dipupuk.

Ingin kudekat, namun bidadari itu terlihat begitu jauh, ia serasa terbang di awan, ia punya dunia sendiri yang memang indah, memang menjanjikan, sesuatu yang lebih pasti, yang lebih bermakna.  Ia jauh ada di atas sana, di dunia yang tak dapat aku menyelaraskannya, sebuah kesetaraan yang tak pernah akan dapat terpenuhi oleh orang seperti aku.  Bukan bukan mengenai materi, atau hal sejenisnya, namun ada jarak yang terlalu jauh terbentang, yang tak akan pernah terjembatani tanpa sebuah perubahan.

Dan aku adalah aku yang seperti ini, yang tak cukup layak mendamba seorang bidadari sehingga harus menjelma rupa menjadi seorang ksatria gagah.  Aku adalah aku dengan segala kekurangan, aku adalah aku yang terlalu bermimpi, dan aku adalah aku yang mendamba seseorang yang bersedia menerima aku yang seperti aku ini.

Ada jarak yang terpisah, dan bidadari itu menjadi tak tersentuh, ia selalu hadir, di hari hari, bertemu menebar senyum, bersapa -sapa , menghadirkan gejolak debar namun ia berada di dunia yang tak dapat tersentuh, tak dapat kusentuh, ku gapai dan kuraih.

Posted at 11:34:49 pm by Averous
Mohon Tanggapan  

Friday, December 15, 2006

 

Crispy n Renyah

 

siapa bilang kawin itu enak?hayo siapa yang berani bilang begitu dijamin bakalan berubah pikiran untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. Loh kok bisa begitu?karena, kumpulan cerpen ini memberikan kejutan-kejutan sederhana yang ringan, humanitis dan terkadang menggelitik.

Jadi untuk kamu-kamu nih para calon pengantin yang akan segera menikah atau pasangan yang lagi dimabuk asmara atau siapapun yang membutuhkan dan percaya pada cinta  perlu berpikir ulang lagi tentang pelaksanaan impian indah sepasang anak manusia setelah membaca kumpulan cerpen ini hehe, tapi kamu dijamin nggak  bakalan nyesel karena gaya bercerita penulis yang tidak membosankan dan diangkat dari tema couple yang menarik.

Namun sayangnya, keberagaman cerita menjadi kurang tercipta karena sebagian besar point of viewnya diambil dari sudut pandang seorang perempuan, hanya sebagian kecil saja yang menilik pandangan dari kaum adam. Tapi jadi banyak hikmahnya tuh untuk kaum adam karena mereka jadi lebih bisa mengerti kaum hawa.

 Kumpulan cerpen siapa bilang kawin itu enak ini memiliki kelebihan dan kekuatan dalam penyampaian cerita dan gaya bertuturnya yang ringan seperti pengobrol, begitu ringannya sehingga bisa dijadikan seperti camilan yang...hmm, crispy.

Jadi untuk kamu yang belum baca kumpulan cerpen ini, perlu mencoba dan merasakan kerenyahannya.

 

 


Posted at 7:39:32 pm by Averous
Mohon Tanggapan  

Next Page